12 Tanda Seseorang Terkena Kanker Usus Halus Stadium Lanjut

12 Tanda Seseorang Terkena Kanker Usus Halus Stadium Lanjut

Tanda kanker usus halus – Telah kita ketahui jika kanker termasuk ke dalam satu satu penyebab kematian paling banyak di Indonesia. Penyakit jenis ini juga kerap kali disebut dengan “silent killer” (pembunuh diam-dia), karena menggerogoti tubuh manusia tanpa menimbulkan gejala spesifik.

Tanda Kanker Usus Halus

Ya, pada tahap awal, seperti jenis kanker lain pada umumnya sel kanker yang muncul di usus halus tidak begitu signifikan. Biasanya hanya berupa sakit perut. Hal ini mungkin karena makanan tidak bisa melewati saluran pencernaan dengan lancar seperti biasanya.

Adapun gejala atau tanda seseorang terkena kanker usus halus di antaranya meliputi:

  1. Sakit atau kram di bagian tengah perut
  2. Benjolan di perut
  3. Buang air besar berdarah
  4. Berat badan turun tanpa penyebab yang jelas, padahal tidak sedang diet
  5. Anemia / kurang darah
  6. Kelelahan
  7. Perut kembung
  8. Mual dan muntah
  9. Napsu makan turun
  10. Diare
  11. BAB berdarah atau feses berwarna hitam
  12. Penyakit kuning (jaundice)

Jika dilihat sekilas, tanda atau gejala kanker usus memang terlihat seperti gangguan pencernaan biasa. Tetapi sebaiknya, jika Anda mengalami tanda-tanda tersebut, segera konsultasikan ke dokter karena dengan deteksi penyakit sedini mungkin bisa membantu memastikan penyebab serta mencegah perkembangan sel kanker semakin parah.

Sekedar informasi saja, jika sebenarnya kanker usus halus memiliki lima jenis, dan ini semua patut untuk diwaspadai.

Adapun, kelima jenis kanker usus halus tersebut di antaranya:

  • Adenokarsinoma, yang terjadi pada 30 hingga 40 persen kasus kanker usus halus. Kanker ini dimulai dari dinding usus halus yang awalnya tampak seperti polip (non-kanker), tetapi lama-lama bisa berubahh menjadi kanker.
  • Gastrointestinal stromal tumors (GIST), yakni merupakan kanker usus halus yang sangat jarang terjadi. Umumnya, kanker ini dimulai dari lambung, tetapi tidak semua tumor ini bersifat kanker.
  • Limfoma usus, dimulai dari kelenjar getah bening. Orang dengan jenis kanker ini biasanya memiliki sistem imun yang terganggu atau lemah, sehingga tubuh tidak bisa melawan penyakit atau infeksi sebagaimana mestinya.
  • Sarkoma, yakni sel kanker yang muncul pada jaringan lunak usus halus.
  • Tumor karsinoid, tumbuh perlahan dan biasanya diawali dari usus halus bagian bawah. Tumor ini bisa meningkatkan kadar hormon tertentu, seperti serotonin.

Pencegahan dan Pengobatan Kanker Usus Halus

Hingga detik ini, tidak ada cara khusus yang bisa mencegah kanker usus halus. Tetapi, perubahan pola hidup menjadi lebih sehat bisa membantu menurunkan risikonya.

Bagi Anda yang terbiasa merokok atau meminum minuman beralkohol, sebaiknya kurangi sedikit demi sedikit hingga kebiasaan buruk tersebut berhenti total. Pasalnya, kedua hal tersebut dapat memicu terjadinya kanker dalam tubuh.

Disamping itu, perhatikan juga asupan makanan yang dikonsumsi setiap harinya. Batasi makan-makanan daging merah karena sedikit banyak dapat memicu kanker.

Sedangkan jika Anda terlanjur mengalami gejala atau tanda kanker usus halus, sebelum merekomendasikan pengobatan, dokter biasanya akan melakukan serangkaian pemeriksaan untuk mendiagnosis kanker usus halus.

Prosedur ini juga akan membantu menentukan sejauh mana kanker menyebar dalam tubuh.

Dan serangkaian pemeriksaan yang mungkin dilakukan terhadap kanker usus, di antaranya meliputi:

  • Tes darah
  • CT scan, MRI, foto rontgen (x-ray)
    Biopsi kelenjar getah bening
  • Endoskopi
  • Kolonoskopi
  • Tes fungsi hati
  • Laparotomi
  • Menelan makanan padat atau pil yang dilapisi barium

Demikianlah informasi seputar gejala atau tanda seseorang terkena kanker usus halus. Semoga dengan adanya informasi ini walaupun sedikit, bermanfaat bagi kehidupan Anda dan keluarga.

Rekomendasi pengobatan :

Obat Herbal Kanker Usus Halus
Obat Kanker Usus Halus Alami

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*